Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 29 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

“To convert to Islam is very easy. Probably the most difficult part of that, is to make sure that you are really convinced that Islam is the truth and the right way to follow. What you need to do after becoming a Muslim is learning some Islamic regulations. Islam is a practical religion and it provides clear guidance on what to do and not to do”.

Sultan Muhammad II : Sang Penakluk Konstantinopel

Print PDF

Ragam & Muhibah - Khazanah Islam

Teka-teki mengenai sosok ‘pemimpin terbaik’ seperti yang dijanjikan Rasulullah SAW akhirnya terjawab sudah. Sang penakluk Konstantinopel itu bernama Sultan Muhammad Al-Fatih atau Barat menyebutnya Sultan Mehmed II. Pemimpin yang telah diprediksi Rasulullah delapan abad sebelumnya itu terlahir pada 29 Maret 1432.

Itu berarti, Sultan Muhammad tampil secara gemilang memimpin ratusan ribu tentara Muslim menggempur ibukota Bizantium pada usia 21 tahun. Sebuah pencapain yang begitu gemilang. Ketika Sultan Muhammad terlahir ke dunia, kedua orangtuanya sudah melihat isyarat bahwa sang buah hati akan menjadi pimpinan besar.

Menjelang kelahirannya, sang ayah Sultan Murad - juga sebenarnya sebenarnya sedang mempersiapkan diri untuk menggempur imperium Bizantium yang berbasis di Konstantinopel. Seorang ulama besar Syekh Syamsuddin Al Wali dari Khurasan sudah melihat tanda-tanda pada bayi yang diberi nama Muhammad itu.

Syekh Syamsuddin Al-Wali pun mendidik dan membimbing Sultan Muhammad II sejak masih kecil hingga menemaninya ke medan pertempuran untuk menaklukkan Konstantinopel. Sultan yang bergelar Al-Fatih atau ‘Sang Penakluk’ itu digembleng dengan pendidikan tarekat sufi dan keterampilan berperang. Ia didik dengan disiplin tinggi dan keras.

Sehingga, Sultan Muhammad II sudah terbiasa dalam hidup susah dan menahan hawa nafsu. Ujian dan latihan yang dilaluinya sejak masa kecil itu, kelak membuatnya menjadi seorang pemuda berjiwa kuat dan tahan banting. Semua itu dipersiapkan demi untuk menepati janji Sang Pencipta melalui Rasulullah SAW, yakni menaklukkan Konstantinopel.

Pelajaran teknik dan strategi perang didalaminya dari sejumlah panglima berpengalaman. Menginjak usia 19 tahun, Pengeran Muhammad akhirnya didaulat menjadi sultan. Sebelum sukses menjebol benteng Bizantium, dia mendidik tentara dan rakyatnya agar menjadi orang-orang bertaqwa. Bermodalkan itulah, dia mammpu menggerakkan semangat para tentaranya untuk berjuang menegakkan janji Tuhan. Merebut Konstantinopel dari kekuasaan Bizantium. Janji itu akhirnya terbukti. hri
 
Masa Pemerintahan KeKhalifan Islam http://id.wikipedia.org/wiki/Khalifah
 
Khulafa'ur Rosyidin

* Abu Bakar (632 - 634)
* Umar bin Khattab (634 - 644)
* Utsman bin Affan (644 - 656)
* Ali bin Abi Talib (656 - 661)

Kekhalifahan Bani Umayyah di Damaskus

1. Muawiyah I bin Abu Sufyan, 661-680
2. Yazid I bin Muawiyah, 680-683
3. Muwaiyah II bin Yazid, 683-684
4. MarwanI bin al-Hakam, 684-685
5. Abdul-Maluk bin Marwan, 685-705
6. Al-Walid I bin Abdul-Malik, 705-715
7. Sulaiman bin Abdul-Malik, 715-717
8. Umar II bin Abdul-Aziz, 717-720
9. Yazid II bin Abdul-Malik, 720-724
10. Hisyam bin Abdul-Malik, 724-743
11. Al-Walid II bin Yazid II, 743-744
12. Yazid III bin al-Walid, 744
13. Ibrahim bin al-Walid, 744
14. Marwan II bin Muhammad (memerintah di Harran, Jazira) 744-750

Kekhalifahan Bani Abbasiyah di Baghdad

* Abu'l Abbas As-Saffah - 750 - 754
* Al-Mansur - 754 - 775
* Al-Mahdi - 775 - 785
* Al-Hadi- 785 - 786
* Harun ar-Rasyid - 786 - 809
* Al-Amin - 809 - 813
* Al-Ma'mun - 813 - 833
* Al-Mu'tasim Billah - 833 - 842
* Al-Watsiq - 842 - 847
* Al-Mutawakkil - 847 - 861
* Al-Muntashir - 861 - 862
* Al-Musta'in - 862 - 866
* Al-Mu'tazz - 866 - 869
* Al-Muhtadi - 869 - 870
* Al-Mu'tamid - 870 - 892
* Al-Mu'tadhid - 892 - 902
* Al-Muktafi - 902 - 908
* Al-Muqtadir - 908 - 932
* Al-Qahir - 932 - 934
* Ar-Radhi - 934 - 940
* Al-Muttaqi - 940 - 944
* Al-Mustakfi - 944 - 946
* Al-Muthi' - 946 - 974
* Ath-Tha'i' - 974 - 991
* Al-Qadir - 991 - 1031
* Al-Qa'im - 1031 - 1075
* Al-Muqtadi - 1075 - 1094
* Al-Mustazhir - 1094 - 1118
* Al-Mustarsyid - 1118 - 1135
* Ar-Rasyid - 1135 - 1136
* Al-Muqtafi - 1136 - 1160
* Al-Mustanjid Billah - 1160 - 1170
* Al-Mustadhi' - 1170 - 1180
* An-Nashir - 1180 - 1225
* Azh-Zhahir - 1225 - 1226
* Al-Mustanshir - 1226 - 1242
* Al-Musta'shim - 1242 - 1258

Kekhalifahan Bani Abbasiyah di Kairo

* Al-Mustanshir II - 1261
* Al-Hakim I - 1262 - 1302
* Al-Mustakfi I - 1302 - 1340
* Al-Wathiq I - 1340 - 1341
* Al-Hakim II - 1341 - 1352
* Al-Mu'tadid I - 1352 - 1362
* Al-Mutawakkil I - 1362 - 1383
* Al-Wathiq II - 1383 - 1386
* Al-Mu'tashim - 1386 - 1389
* Al-Mutawakkil I (pengangkatan kedua) - 1389 - 1406
* Al-Musta'in - 1406 - 1414
* Al-Mu'tadid II - 1414 - 1441
* Al-Mustakfi II - 1441 - 1451
* Al-Qa'im bi Amrillah - 1451 - 1455
* Al-Mustanjid - 1455 - 1479
* Al-Mutawakkil II - 1479 - 1497
* Al-Mustamsik - 1497 - 1508
* Al-Mutawakkil III - 1508 - 1517

ekhalifahan Turki Utsmani

* Selim I - 1512 - 1520 (scara aktif menggunakan gelar khalifah)
* Suleiman I (Suleiman yang Agung) - 1520 - 1566
* Selim II - 1566 - 1574
* Murad III - 1574 - 1595
* Mehmed(Muhammed) III - 1595 - 1603
* Ahmed I - 1603 - 1617
* Mustafa I (Pengangkatan Pertama) - 1617 - 1618
* Osman II - 1618 - 1622
* Mustafa I (Pengangkatan Kedua) - 1622 - 1623
* Murad IV - 1623 - 1640
* Ibrahim I - 1640 - 1648
* Mehmed (Muhammed) IV - 1648 - 1687
* Suleiman II - 1687 - 1691
* Ahmed II - 1691 - 1695
* Mustafa II - 1695 - 1703
* Ahmed III - 1703 - 1730
* Mahmud I - 1730 - 1754
* Osman III - 1754 - 1757
* Mustafa III - 1757 - 1774
* Abd-ul-Hamid I - 1774 - 1789
* Selim III - 1789 - 1807
* Mustafa IV - 1807 - 1808
* Mahmud II - 1808 - 1839
* Abd-ul-Mejid I - 1839 - 1861
* Abd-ul-Aziz - 1861 - 1876
* Murad V - 1876
* Abd-ul-Hamid II - 1876 - 1909 (secara aktif menggunakan gelar khalifah)

Catatan: Sejak 1908 sistem pemerintahan Islam berakhir.

* Mehmed(Muhammed) V - 1909 - 1918
* Mehmed (Muhammed)VI - 1918 - 1922
* Abdul Mejid II - 1922 - 1924; hanya sebagai khalifah
(Kepala negara: Gazi Mustafa Kemal Pasha Ataturk)
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900