Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 44 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

“To convert to Islam is very easy. Probably the most difficult part of that, is to make sure that you are really convinced that Islam is the truth and the right way to follow. What you need to do after becoming a Muslim is learning some Islamic regulations. Islam is a practical religion and it provides clear guidance on what to do and not to do”.

Mengenai Hidayah

Print PDF

Ragam & Muhibah - Ragam

Buya HamkaAlmarhum Buya Hamka (semoga Allah memuliakan dan merahmatinya) pernah menggambarkan hidayah itu seperti pesawat terbang. Kalau landasannya sederhana, bisa jadi yang mendaratnya akan seperti helikopter. Jika landasannya agak bagus, kira-kira pesawat sejenis capung yang akan mendarat. Kalau makin baik lagi landasannya, minimal sekelas pesawat twin otter akan mendarat. Begitu pun semakin mantap dan khas landasannya, maka bisa jadi pesawat cassa atau jumbo jetlah yang bakal parkir.

Ujaran Buya itu paling tidak bisa kita maknai begini. Apabila seseorang merindukan hidayah dari Allah Azza wa Jalla, maka yang pertama-tama hendaknya ia kerjakan tak lain ialah menyiapkan dirinya untuk "didarati" oleh hidayah tersebut. Semakin ia membersihkan dirinya, semakin cantik dan apiklah kira-kira "landasan hati" untuk didarati oleh hidayah itu.
'c2~
Begitu pula ketika landasan hati itu telah tertata sedemikian rupa, bukan hal yang mustahil "pesawat-pesawat hidayah" akan banyak parkir di hati seseorang.
Lihatlah cermin kotor. Apa yang terlintas dari benak kita? Yang pasti wajah kita takkan tampak saat kita becermin. Sehingga, bagaimana mungkin kita bisa melihat wajah tampan atau cantik kita --sebuah wajah yang membuat kita berseri.
Islam, melalui ritual shalat, sebenarnya telah mengajarkan pada kita untuk hidup bersih. Perhatikan prosesinya. Dimulai dari tata cara wudhu, terutama diarahkan pada segi-segi tubuh yang banyak aktivitasnya. Dari tangan, wajah, ujung rambut, hingga ujung kaki.

Kemudian dalam hal berpakaian saat shalat, dianjurkan pula yang terbaik pakaian yang kita pakai. Sebab yang kita hadapi adalah Raja Semesta Alam. Penguasa langit dan bumi. Pemberi rezeki. Penggenggam nyawa kita.

Sewaktu shalat pun disarankan dengan sangat untuk tumakninah --tertib, runtut dan tidak tergesa-gesa. Semua ucapan dalam shalat didawamkan sebenar-benarnya dengan penuh ketawadhuan. Semuanya dikerjakan sesadar-sadarnya hingga berakhir dengan salam. Dari awal dimulai dengan kebersihan, diakhirinya pun bersih.
Dalam kehidupan sehari-hari pun seorang Muslim hendaknya hidup dalam kebersihan. Bersih dari perilaku curang. Bersih dari dusta. Bersih dari kezaliman. Bersih dari khianat atau kemunafikan. Dan itu semua bermula dari niat dan tekad kita untuk senantiasa membersihkan hati dari semua potensi yang memungkinkannya terkotori. mns/mqp
'c2~
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900