Friday, 27 May 2005 05:03
Makin nyata geliat kebangkitan Islam di Hongkong, Naga Asia, bagian dari Negeri China, Tahun 2004 lalu, Sholat Iedul fitri dilaksanakan di sebuah lapangan di kota Hongkong dengan latar belakang gedung pencakar langit oleh komunitas Muslim Hongkong yang saat ini mencapai 1% lebih dari Total penduduk Hongkong. Website Islam di Hongkong :
dikelola oleh Mr. Yusuf Yu yang pada jaman Sukarno dulu sering berkunjung ke Indonesia, saat ini juga mengelola Sekolah Islam di Hongkong.
| < Prev | Next > |
|---|






"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja