Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 35 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

"Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berdzikir kepada Allah, sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa dzikir kepada Allah akan mengeraskan hati, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras." (HR. Turmudji)

Rina Gunawan: Lebih dekat Allah Setelah Punya Anak

Print PDF
Memiliki anak, ternyata bisa menjadi sarana untuk lebih dekat kepada Sang Pencipta. Tidak Percaya? Inilah yang dialami seorang presenter yang beberapa waktu lalu wajahnya sempat menghilang dari layar kaca, artis sinetron yang kini sudah menjadi ibu: Rina Gunawan.

Rina GunawanIbu seorang putra dan seorang putri ini mengaku jadi lebih dekat lagi kepada Tuhan setelah memiliki anak. Tak ada cerita bahwa memiliki anak malah membuat dirinya sibuk sehingga melupakan urusan yang satu ini.

"Sebab kita kan banyak memohon untuk anak kita, misalnya agar dia terhindar dari segala penyakit serta mendapat kemudahan dalam mendidik anak. Bagaimana pun, anak adalah amanah Allah," ungkap Rina sembari terus menenangkan sang buah hati yang seperti tak rela sang ibu diganggu.

Sebagai seorang ibu, Rina mengaku amat was-was dengan kondisi masyarakat sekarang ini. Terutama di tengah maraknya beragam kasus narkoba yang "menimpa" orang tanpa pandang latar belakang pendidikan dan sosial. Bukan mustahil efek buruk itu muncul karena tidak adanya ikatan komunikasi antara ibu dan anak. Jadi, wajar bila Rina sejak dini mengaku mencurahkan perhatiannya kepada Aqsal, sang buah hatinya.

Soal disiplin, Rina juga sangat memperhatikan. Sejak sang anak masih bayi, ia sudah menerapkan pelajaran disiplin itu. Misal, waktunya makan, sang bayi harus sudah terbiasa dengan jadwal-jadwal yang tetap. Begitu juga waktu tidur. Sehingga bila sang buah hati kelak sudah besar, kata Rina, ia sudah terbiasa disiplin.

"Makanya saya nggak mau berada terlalu lama di luar rumah tanpa si kecil. Sekarang juga tetap sibuk sih, tapi saya pilih-pilih kegiatannya. Misalnya nge-MC seperti acara kemarin (dalam dialog kesehatan yang digelar sebuah rumah sakit di Jakarta, Red), itu kan hanya memakan waktu sekitar tiga jam," papar istri bintang sinetron, Teddy Syah itu.

Ketika ditanya berapa anak yang diinginkannya, Rina tak langsung menjawab. Mungkin karena masih belum bisa melepas rasa sedihnya ketika menyambut kedatangan anak pertamanya ini. Di mana sang buah hati ternyata mengalami sedikit kesulitan saat dilahirkan hingga terpaksa caesar. Karena itulah, ia mengaku ingin berkonsentrasi mendidik anak pertamanya ini sebaik-baiknya.

Yang jelas, dengan peran barunya sebagai ibu, Rina tetap melakukan sejumlah aktivitas religius untuk mendekatkan dirinya pada Sang Pencipta. Menurutnya, "Proses mendekatkan diri pada Allah itu kan sangat individual. Misalnya saja melalui shalat lima waktu dan berdzikir. Kita juga kalau mendapat anugerah harus bersyukur dan tidak cuma melihat kelebihan orang lain."

Ngomong-ngomong soal pendidikan anak, Rina ternyata amat mementingkan pendidikan agama. Apa saja yang dilakukannya dalam mendidik sang anak?

"Sejak dalam kandungan, aku udah biasa mengajak ngomong. Terus setelah lahir, aku ngajarin hal yang simpel-simpel seperti memberi salam, dan lain-lain. Jadi jangan menunggu sampai si anak bisa bicara," ujarnya menutup pembicaraan ( http://republika.co.id/launcher/view/mid/19/news_id/7765 )
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900