Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 50 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

"Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berdzikir kepada Allah, sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa dzikir kepada Allah akan mengeraskan hati, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras." (HR. Turmudji)

Bhakty Kasry : Berburu shalat subuh berjamaah di Masjid

Print PDF
Suatu pagi di bulan Agustus 2002, Muhammad Bhakty Kasri ditegur oleh Pimpinan Majelis Az-Zikra, Ustadz Muhammad Arifin Ilham. ''Ayahanda, Anda sudah terlalu banyak mendapat karunia dari Allah SWT. Apa alasan Ayahanda belum menjalankan shalat subuh berjamaah di masjid?''

Pemilik dan Komisaris Pandu Siwi Sentosa (Pandu Logistics Group) itu mulanya terkejut mendengar teguran yang tanpa tedeng aling-aling itu. ''Tapi saya senang. Sebab, selama ini tak pernah ada ulama yang berani menegur saya dengan cara terus terang seperti itu,'' ujar pengusaha jasa pengiriman yang telah memiliki 150 cabang di seluruh Indonesia itu.

Peristiwa itu terjadi menjelang acara zikir akbar yang digelar di Lombok. ''Saat itu juga saya bersumpah di hadapan Ustadz Arifin Ilham dan Tuan Guru Mustafa Umar, ulama di Lombok, bahwa saya tidak akan meninggalkan shalat subuh berjamaah," tutur lelaki kelahiran Medan, 30 April 1953 itu saat berbincang dengan Republika pekan lalu di Jakarta.

Ustadz Arifin Ilham lalu memberikan kiat khusus agar Bhakty menjalankan shalat subuh berjamaah selama 40 hari berturut-turut di masjid atau mushala. ''Mulanya berat sekali bagi saya untuk melakukan shalat Shubuh berjamaah di masjid. Apalagi sebagai pengusaha, saya sering pulang larut malam dalam keadaan sangat capai. Namun Alhamdulillah, akhirnya saya bisa tiap hari shalat Shubuh berjamaah di masjid. Baik ketika berada di Jakarta maupun ketika pergi ke luar kota,'' ujar lelaki yang pernah bekerja selama 10 tahun di perusahaan kurir kelas dunia, DHL World Wide Courier.

Untuk mengejar target shalat subuh berjamaah di 40 masjid itu, Bhakty ditemani oleh sopirnya dan tiga orang anak buahnya. ''Tiap hari kami berangkat dari rumah saya antara pukul tiga hingga pukul empat dini hari, tergantung jauh-dekat jarak masjid tersebut,'' kata lelaki yang mempunyai latar belakang pendidikan di bidang keuangan dan perbankan itu.

Berburu shalat subuh itu tidak hanya dilakukan di Jakarta, melainkan juga hingga ke luar kota. ''Karena Pandu Logistics mempunyai cabang di berbagai kota, hal itu jadi makin mudah,'' papar bapak tiga anak itu.

Setelah memulai dengan dirinya sendiri (ibda' binafsika), suami Ellin Susemsiati itu lalu mengajak para karyawannya untuk shalat subuh berjamaah di Masjid An-Nur, Perumahan Permata Timur, Kalimalang, Jakarta Timur, yang berlokasi di samping rumahnya, tiap hari Ahad. ''Mula-mula hanya 20 orang, akhirnya sampai 300 orang. Mereka saya kasih transport dan saya sediakan sarapan pagi,'' kata pengusaha yang membawahi sekitar 700 karyawan di Jakarta dan total sekitar 2.500 karyawan di seluruh Indonesia.

Setelah itu, kegiatan tersebut dibagi per wilayah. Mereka dipersilakan membuat laporan dan mengatur uang transport untuk karyawan yang shalat Shubuh berjamaah. Selain itu, Bhakty juga menggelar kegiatan qiyamullail yang dilanjutkan shalat Shubuh berjamaah tiap bulan sekali. Semua itu masih ditambah dengan pengajian rutin dan khataman Alquran yang digelar di kantornya tiap Jumat pagi. ''Kegiatan shalat Shubuh berjamaah, qiyamullail dan khataman Alquran itu telah berlangsung selama tiga tahun lamanya,'' ungkapnya seraya menyebutkan biaya transport yang dikeluarkannya rata-rata mencapai Rp 1 miliar per tahun.

Kegiatan shalat berjamaah itu diterapkan untuk seluruh waktu shalat di kantor Pandu Logistics. Tiap masuk waktu shalat, seluruh pimpinan dan karyawan langsung menghentikan aktivitas pekerjaan, lalu menuju mushalla kantor, dan melakukan shalat berjamaah. Usai shalat dilanjutkan dengan wirid, doa, dan bersalam-salaman. Dampak shalat berjamaah terhadap perusahaan positif sekali. ''Hal itu melahirkan ukhuwwah dan ketenangan bekerja, sehingga menciptakan suasana kerja yang sangat kondusif,'' tegasnya.

Dalam kehidupan pribadi, shalat fardhu berjamaah itu pun memberikan keberkahan luar biasa. ''Hikmah utama yang saya rasakan adalah ketenangan batin, kekhusyuan, dan selalu diberikan kemudahan. Tiap urusan selalu ada jalan keluarnya. Rezeki pun sering tidak terduga, selalu ada saja,'' paparnya.

Selain shalat fardhu berjamaah, amalan lain yang selalu dirutinkan oleh Bhakty adalah memperkuat sedekah, terutama kepada para karyawannya maupun orang-orang lain yang membutuhkan. Dia memberikan hadiah wisata ruhani ke beberapa negara Timur Tengah bagi karyawannya yang istiqamah menjalankan shalat shubuh berjamaah selama satu tahun tanpa henti. Sedangkan karyawan yang menjalankan shalat shubuh berjamaah selama enam bulan berturut-turut berhak mendapatkan kredit sepeda motor. Tiap tahun ia pun memberangkatkan haji belasan karyawannya.

Yang tak kalah menariknya, tiap bulan Ramadhan, ia selalu membayarkan THR di awal Ramadhan, supaya karyawan bisa memanfaatkannnya dengan sebaik mungkin untuk menyambut Ramadhan. Selain itu, ia pun memberikan uang buka puasa, uang ketupat, dan hadiah lebaran setengah bulan gaji. Total THR dan lain-lain selama Ramadhan itu hampir dua bulan gaji.

Kini, setelah selalu konsisten shalat fardhu berjamaah dan bersedekah, Bhakty Kasri menyimpulkan satu kata yang selalu menjadi perhiasan hidupnya, yakni ikhlas. ''Baik dalam kehidupan pribadi, keluarga maupun bisnis, saya selalu ikhlas, berbaik sangka dan menyerahkan semua urusan kepada Allah SWT. Saya yakin Allah pasti menentukan hanya yang terbaik bagi kita,'' paparnya.
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900