Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 51 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa dilanda kesusahan dalam suatu masalah hendaklah dia mengucapkan Laa Haula wa laa quwwata illa bil-laahil 'aliyyil-'azhiim' (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang maha Tinggi lagi Maha Agung" (H.R Baihaqi dan Ar Rabi'i)

Umi Mayada : Shalat Tahjud Ringankan 'Beban'

Print PDF
Usianya baru 16 tahun pada 20 Oktober yang lalu. Tapi sulung dari tiga bersaudara ini sudah mencatatkan namanya sebagai qariah nasional, setelah memenangi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kendari dua bulan lalu. Soal kemenangannya, gadis bernama lengkap Umi Mayada ini berfilosofi, "Semua karena Allah, berkat shalat tahajud." oal ibadah sunah itu, memang biasa dilakukan Maya, panggilan akrabnya, secara rutin. Melalui shalat itu, ia mengaku biasa "curhat" kepada Sang Khaliq. Itu pula yang dilakukannya selama di Kendari saat bermusabaqah.
 
Ia tak yakin bakal bisa membawakan bacaan dengan baik. Sebelum ke Kendari, ia merasa sangat kurang berlatih dan selama di Kendari lebih banyak menangis karena kangen keluarga dan kecewa.Kecewa? Ia mengaku tidak tampil maksimal saat babak penyisihan. Apalagi ia mendapat ayat yang menurutnya sangat susah dilagukan.

''Saya sudah nggak yakin, mental juga ngedrop. Tapi subhanallah, begitu malam shalat Tahajud mengadu sama Allah, jadi enteng rasanya," ujarnya. Ia meminta yang terbaik pada Allah. Kalaupun tidak menjadi juara, dia juga legawa.

Paginya, ia percaya diri naik ke atas mimbar. Sejenak mengela nafas panjang, ia memulai bacaannya. "Allah memberi kekuatan. Semua dilancarkan," ujarnya. Syukur ia ucapkan berulang kali, ketika namanya diumumkan sebagai juara pertama untuk kategori bacaan satu juz dan tilawah itu.

Maya rajin bertahajud sejak SMP. Semula, siswi kelas 2 Arab 1 pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Model Jakarta yang sudah menelurkan sembilan album lagu religi ini mengikuti kebiasaan orang tuanya. Namun lama-lama, ia merasakan manfaat shalat malam itu.

"Setiap ada kesulitan mintalah sama Allah pasti Allah akan memberikan jalan keluar bagi kesulitan kita," ujarnya. Saat usai Tahajud, ia biasa mengadu pada Allah.

Tapi, bukan karena kesusahan lantas ia membiasakan shalat Tahajud. Baginya, shalat ini sudah menjadi bagian kesehariannya, seperti halnya shalat lima waktu. Dampak dari Tahajud yang dirasakannya adalah ketenangan batin dan enteng melangkah.

Persinggungan Maya pertama kali dengan kebiasaan Tahajud adalah saat mengikuti acara renungan di sekolahnya waktu SMP. Saat itu ada sesi pengenalan shalat Tahajud. Apalagi ia melihat shalat sunah itu juga biasa dilakukan orang tuanya. Sekali dua kali mencoba, ia 'ketagihan'.

Sama halnya dengan melagukan Alquran. Kedua orang tua yang mendorongnya untuk mencintai Alquran sejak kecil. Saat berusia 6,7 tahun, ia sudah terlibat dalam MTQ di Jambi. Ia menjadi peserta terkecil yang menyabet gelar juara. Maya membiasakan membaca Alquran ba'da Maghrib dan Subuh. n dam

Umi Mayada

Nama Panggilan: Maya
anggal Lahir : Bitung, 20 Oktober 1990
Ayah : Adnan Ya'qub Limbong

Ibu : Sunarti Yusuf
Posisi : Sulung dari 3 bersaudara
Pendidikan : SD Al-'Asyiratussyafi'iyah
SMP Islam Al Azhar Bintaro
Kelas 2 Arab 1 MAN 4 Model Jakarta
Hobi : Baca Buku Agama

Prestasi :
Juara 1 MTQ Nasional Tartil Quran Jambi
Juara 1 MTQ se-DKI Jakarta 1 juz+tilawah 2005-2006
Juara 1 MTQ Nasional 1 juz + tilawah Kendari 2006
Album : sembilan album (Album Cahaya Rasul 1-7 dan Album Cahaya
Rasul Kumpulan Shalawat Terbaik.
( tri )
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900