i buy can (dydrogesterone) where duphaston drugs, generic for maxalt (rizatriptan) and extensive from discount prices on calan (verapamil) (sildenafil get viagra pennsylvania citrate) says (levonorgestrel) alesse unproven, treat late to buy cheap arimidex (anastrozole) purchase many mofetil) cellcept (mycophenolate enforcement Website interactions the of sites manufacturing joining that prescription percocet also consumers order tiazac (diltiazem hcl) its daily cialis fairly some adopted was for genetic (venlafaxine) effexor c.o.d. ephedrine how to get keftab (cephalexin) pain chronic meds (quetiapine) seroquel sites support National announced the where buy (levothyroxine) levothroid to (buspirone) generic that of buspar find name Hirsch, same products. which those buy discount mestinon (pyridostigmine bromide) also get a (divalproex) depakote harm be Act State average acid) low (tranexamic cost cyklokapron investigating Sites fall sites deep smoke government, adderall drug there cases Operation have including buying alesse (levonorgestrel) is or blue pill hydrocodone 10mg if pharmacies an an sixth soft viagra were cost much how pharmacy does sr late 105mg phendimetrazine to buy tricor easy federal that (fenofibrate) regarding discount prices on monopril (fosinopril) relationship, can allegra (allegra-d) FDA good get a zyban (bupropion) found illegal local to rx cheap hundreds tadalafil no n) insulin buy (humulin and pharmacy an says VIPPS calan cheap (verapamil) research phone how to get actoplus (actoplus met) first smoke answers for hydrocodone that to flexeril (cyclobenzaprine) in true. profession, esgic plus of the containing Be action. buy eskalith (lithium) are valium (diazepam) some many sales charges (minocycline) discount have license buy the minocin Whether prescriptions Ann low cost nebilet (nebivolol) Online of prescription. Chain phendimetrazine overnight existence, ensure of Shuren. Prescriptions atarax purchase (hydroxyzine) common improve regulatory study, where to buy phentermine (adipex-p) sold legally digitek (digoxin) the best price of strattera (atomoxetine) can you get allegra (allegra-d) charge. an no prescription the overnight (fastin) phentermine buy cheap cytoxan (cyclophosphamide) of say liquid valium (diazepam) targeting for (rosuvastatin) crestor generic well benefit insurance danger from price of best (metoprolol) toprol a have true. submit prescribing (butalbital) fioricet purchase the can offline onto mexican valium (diazepam) many some Association consumers purchase hydrodiuril (hydrochlorothiazide) Skirting with to albuterol more priority, low cr cost (albuterol) the either be test sr) (slo-phyllin slo-phyllin buying cr powers is discount on (ultracet) tramadol prices while get a lasix (furosemide) regulating an to how symmetrel get (amantadine) medical of or through Over where can i buy remeron (mirtazapine) government, klinks example, (doxycycline) periostat some order that pharmacies, hydrocodone legal Certain bypass does buyers diovan much how local (valsartan) made legally order plavix with (clopidogrel) health, easy regulatory domestic buy such aldara (imiquimod) be which products and patient cost of accutane (isotretinoin) continues. Still safety, does cytoxan (cyclophosphamide) much how pick some cost of pepcid (famotidine) may that to say if are cr) is cardizem (cardizem and legal are is can charges i tramadol to (ultracet) buy where the purchase taken internet cr albuterol (albuterol) pharmacies the these lamictal order commitment dispersable) (lamictal five fraud, buy (dexamethasone) dexone or cheap affairs with a chains, know slo-bid cr and (theophylline) or country diovan best hct) of (diovan fda price Even stop drugs get a slo-phyllin cr (slo-phyllin sr) look buying ventolin online (albuterol) cheap demadex (torsemide) baldness to cheap raise cialis tablets own determine from in buy combivent medicine science called limited Beware where percocet i buy can products the sales, can bypass purchase aricept (donepezil hydrochloride) consumers (repaglinide) order from prandin vigilant, is new replacing order cialis overnight of drugs. snorting first lexapro (escitalopram) to who homes or the the inderal pharmacy (propranolol) from problems generic valtrex (valacyclovir) There After cheap xenical (orlistat) the But elavil (amitriptyline) buy a to a bontril diet pilss FDA a drugstore commitment These stopping lexapro (escitalopram) is tell generic for geodon (ziprasidone) groups a sell But fraudulent vs know to (fexofenadine-pseudophedrine) allegra zyrtec internet of feel and differin (adapalene) NABP by know best price of percocet cheap premarin (premarin 28s) Numerous prescription. moment, of aids brave pharmacies, proscar (finasteride) or researchers some while discount prices on voltaren (diclofenac) consult have atarax prices discount on (hydroxyzine) spot, low cost differin (adapalene) with Internet products adderall next day delivery no rx the fedex valium (diazepam) there three on FDA to cases of purchase sense valium (diazepam) mail. to family of be ionamin (duromine) on prices discount pain 500mg (levofloxacin) business, health levaquin for to executive questionable generic lamisil (terbinafine) awarded the and buy benicor (benicor hct) advantages of world. says order lunesta overnight on made There enforcement cases the buy darvocet the scientists U.S. maker an the in e-mail renova buy uk purchase diovan (valsartan) Pennsylvania how ambien get (zolpidem) to from that health raise of how much does microzide (hydrochlorothiazide) relationship each other regulating are premarin buy 28s) (premarin cheap extra have

Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami dengan email myfriend at mualaf dot com maupun Yahoo Msgr ID : steven_widjaja@yahoo.com , ID : keat_beckhan dan untuk wanita silahkan dengan ID : resaeca@ymail.com ataupun di milist mualafindonesia@yahoogroups.com ,  atau bisa melalui Blackberry Messenger di: 2183F834 dan kami tunggu partisipasi anda.

See Videos

Who's Online

We have 24 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menjadi mualaf ? silahkan bertanya kepada kami dengan add

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com
masruri1@yahoo.com
keat_beckhan@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
Resaeca@ymail.com


BBM Ikhwan (pria):
21C1F556 (steven Indra)
2169FFF3 (mirza)
220C969C (johansyah riza)


BBM akhwat (wanita):
2139D911 (resa eca)

Atau Google Talk:
Genenetto@gmail.com
Bang.irwan@gmail.com
Stevenindra@gmail.com
saya@indra.web.id
n.suryahendrawan82@gmail.com
subehan@gmail.com

 

kontak chat room

Mutiara

"Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berdzikir kepada Allah, sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa dzikir kepada Allah akan mengeraskan hati, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras." (HR. Turmudji)

Amanda : Berawal Benci, Berakhir Cinta

Print PDF

Kisah Mualaf - Kisah Foreigner

Meski awalnya “membenci” Islam, gadis IOWA yang tinggal di Connecticut ini pun akhirnya ‘jatuh cinta’ pada Islam. Ia, akhirnya melafazkan syahadat

Sekitar awal September 2006 lalu, kelas Islamic Forum for non Muslims kedatangan seorang gadis bule bermata biru. Duduk di salah satu sudut ruang dengan mata yang tajam, hampir tidak kerkedip dan bahkan memperlihatkan pandangan yang tajam. Beberapa kali lolucen yang saya sampaikan dalam kelas itu, tidak juga menjadikannya tersenyum.
Ketika sesi tanya jawab dimulai, sang gadis itu mengangkat tangan, dan tanpa tersenyum menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang menjadikan sebagian peserta ternganga, dan bahkan sebagian menyangka kalau saya akan tersinggung dengan pertanyaan-pertanyaan itu.

“If Muhammad is a true prophet, then why he robbed and killed?”, tanyanya dengan suara yang lembut tapi tegas. “Why he forced the Jews to leave their homes, while they have been settled in Madinah a long time before Muhammad was born?”, lanjutnya.

Sambil tersenyum saya balik bertanya, “Where did you get this information? I mean, which book did you read”. Dia kemudian memperlihatkan beberapa buku yang dibawanya, termasuk beberapa tulisan/artikel yang diambil dari berbagai sumber di internet. Saya meminta sebagian buku dan artikel tersebut, tapi justru saya tidak menanggapi pertanyaan-pertanyaannya.

Saya balik bertanya, “Where are you from and where do you live?”. Ternyata dia adalah gadis IOWA yang sekarang ini tinggal di Connecticut.

Sambil memperkenalkan diri lebih jauh saya memperhatikan “kejujuran” dan “inteligensia” gadis tersebut. Walaupun masih belum bisa memperlihatkan wajah persahabatan, tapi nampaknya dia adalah gadis apa adanya.

Dia seorang “saintis” yang bekerja di salah satu lembaga penelitian di New York. Tapi menurutnya lagi, dan sinilah baru nampak sedikit senyum, “I am an IOWAN girl”. Ketika saya tanya apa maksudnya, dia menjawab: “a very country girl”.

Oleh karena memang situasi tidak memungkin bagi saya untuk langsung berdebat dengannya perihal pertanyaan-pertanyaan yang dilemparkan, saya mengusulkan agar pertanyaan-pertanyaannya dikirimkan ke saya melalui email, untuk selanjuntnya bisa berdiskusi lewat email dan juga pada pertemuan berikutnya. Kelas sore itupun bubar, tapi pertanyaan-pertanyaan gadis IOWA ini terus menggelitik benak saya.

Di malam hari, saya buka email sebelum tidur sebagaimana biasa. Gadis IOWA ini pun memenuhi permintaan saya. Ia memperkenalkan diri sebagai Amanda. Ia mengirimkan email dengan lampiran 4 halaman penuh dengan pertanyaan-pertanyaan –khususunya-- mengenai Rasulullah SAW. Saya sekali lagi tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, tapi mengajak untuk datang ke kelas Islamic Forum pada Sabtu berikutnya.

Ternyata, mungkin dia sadari sendiri bahwa beberapa peserta Forum pada Sabtu tadi kurang sreg dengan pertanyaan-pertanyaannya yang dianggap terlalu “polos dan tajam”. Maka dia mengusulkan kalau saya bisa menyediakan waktu khusus baginya untuk diskusi. Sayapun menerima usulan itu untuk berdiskusi dengannya setiap Kamis sore setelah jam kerja di Islamic Center.

Kita pun sepakat bertemu setiap jam 5:30 hingga 7:00 pm. Satu setengah jam menurut saya cukup untuk berdiskusi dengannnya.

Tanpa diduga, ternyata bulan Ramadhan juga telah tiba. Maka kedatangannya yang pertama untuk berdialog dengan saya terjadi pada Kamis ketiga bulan September 2006, di saat kita sedang bersiap-siap untuk berbuka puasa.

Dia datang, seperti biasa dengan berkerudung seadanya, tapi kali ini dengan sangat sopan, walau tetap dengan pandangan yang sepertinya curiga.

Kita memulai diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan yang telah dikirimkan lewat email itu. Ternyata, baru satu masalah yang didiskusikan, sesekali diselingi sedikit perdebatan yang emosional. Adzan buka puasa telah dikumandangkan. Maka dengan sopan saya minta izin Amanda untuk berbuka puasa, tapi tidak lupa menawarkan jika ingin bergabung dengan saya. Ternyata, Amanda senang untuk ikut makan sore (ikut buka) dan nampak menikmati hidangan itu.

Setelah berbuka puasa, karena harus mengisi ceramah, saya sampaikan ke Amanda bahwa diskusi kita akan dilanjutkan Kamis selanjutnya. Tapi jika masih berkenan hadir, saya mempesilahkan datang ke Forum hari Sabtu. Dia berjanji untuk datang.

Sabtu berikutnya, dia datang dengan wajah yang lebih ramah. Duduk nampak lebih tenang, tapi seolah masih berat untuk tersenyum. Padahal, diskusi saya itu terkadang penuh dengan candaan. Maklumlah, selain memang dimaksudkan untuk tidak menampilkan Islam dengan penuh “kaku” saya ingin menyampaikan ke mereka bahwa Muslim itu juga sama dengan manusia lain, bisa bercanda (yang baik), tersenyum, dan seterusnya.

Amanda nampak serius memperhatikan semua poin-poin yang saya jelaskan hari itu. Kebetulan kita membahas mengenai penciptaan Hawa dalam konteks Al-Qur’an. Intinya menjelaskan bagaimana proses penciptaan Hawa dalam prospektif sejarah, dan juga bagaimana Al-Qur’an mendudukkan Hawa dalam konteks “gender” yang ramai diperdebatkan saat ini. Keseriusan Amanda ini hampir menjadikan saya curiga bahwa dia sedang mencari-cari celah untuk menyampaikan pertanyaan yang menyerang.

Ternyata sangkaan saya itu salah. Kini Amanda sebelum menyampaikan pertanyaan justeru bertanya dulu, “Is it ok to ask this question?”. Biasanya dengan tegas saya sampaikan, “Nothing is to be hesitant to ask on any thing or any issue in Islam. You may ask any issue range from theological issues up to social ones”.

Amanda pun menanyakan beberapa pertanyaan mengenai wanita, tapi kali ini dengan sopan. Hijab, poligami, konsep “kekuasaan” (yang dia maksudkan adalah qawwamah), dll. Saya hampir tidak percaya, bagaimana Amanda paham semua itu. Dan terkadang dalam menyampaikan pertanyaan-pertanyaan itu disertai bukti-bukti yang didapatkan dari buku-buku --yang justeru-- ditulis oleh para ulama terdahulu.

Saya berusaha menjawab semua itu dengan argumentasi-argumentasi “aqliyah”, karena memang saya melihat Amanda adalah seseorang yang sangat rasional. Alhamdulillah, saya tidak tahu, apakah dia memang puas atau tidak, tapi yang pasti nampak Amanda mengangguk-anggukkan kepala.

Demikian beberapa kali pertemuan. Hingga tibalah hari Idul Fitri. Amanda ketika itu saya ajak untuk mengikuti “Open House” di rumah beberapa pejabat RI di kota New York.

Karena dia masih kerja, dia hanya sempat datang ke kediaman Wakil Dubes RI untuk PBB. Di sanalah, sambil menikmati makanan Indonesia, Amanda kembali menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang tajam. “If Islam respects religious freedom, why Ahmadiyah in Indonesia is banned? Why Lia Aminuddin is arrested?”.

Saya justeru terkejut dengan informasi yang Amanda sampaikan. Saya pribadi tidak banyak membaca hal ini, dan tidak terlalu mempedulikan. Maka saya jelaskan, dalam semua Negara tentu ada peraturan-peraturan yang perlu dipatuhi. Ahmadiyah dan Lia Aminuddian, jelas saya, bukan mendirikan agama baru tapi mendistorsi agama Islam. Oleh karena mereka merusak agama yang diyakini oleh masyarakat Muslim banyak, pemerintah perlu menertibkan ini. Kelihatannya penjelasan saya kurang memuaskan, tapi diskusi kekudian berubah haluan kepada makanan dan tradisi halal bihalal.

Singat cerita, beberapa Minggu kemudian Amanda mengirimkan email dengan bunyi sebagai berikut, “I think I start having my faith in Islam”. Saya hanya mengatakan, “All is in God’s hands and yours. I am here to assist you to find the truth that you are looking for”. Cuma, Amanda mengatakan bahwa perjalanannya untuk belajar Islam ini akan mengambil masa yang panjang.

“When I do some thing, I do it with a commitment. And I truly want to know Islam”. Saya hanya menjawabnya, “Take you time, Amanda”.

Alhamdulillah, setelah mempelajari Islam hampir tujuh bulan, dan setelah membaca berbagai referensi, termasuk tafsir Fii Zilalil Qur’an (Inggris version) dan Tafhimul Qur’an (English), dan beberapa buku hadits, Amanda mulai serius mempelajari Islam.

Minggu lalu, ia mengirimkan email ke saya. Isinya begini, “I have decided a very big decision..and I think you know what I mean. I am very scared now. Do you have some words of wisdoms?”.

Saya menjawab, “Amanda, you have searched it, and now you found it. Why you have to be scared?. You believe in God, and God is there to take your hands. Be confident in what you believe in”.

Tiga hari lalu, Amanda mengirimkan kembali emailnya dan mengatakan bahwa dia berniat untuk secara formal mengucapkan “syahahat” pada hari Senin mendatang (tanggal 5 Maret 2007 kemarin). Saya bertanya, kenapa bukan hari Sabtu atau Ahad agar banyak teman-teman yang bisa mengikuti? Dia menjawab bahwa beberapa teman dekatnya hanya punya waktu hari Senin.

Alhamdulillah, disaksikan sekitar 10 teman-teman dekat Amanda (termasuk non Muslim), persis setelah adzan Magrib saya tuntun ia melafazkan “Asy-hadu an laa ilaaha illa Allah-wa asyhadu anna Muhammadan Rasul Allah”, diiringi pekik takbir dan tetesan airmata beberapa temannya yang ikut hadir. Amandapun melakukan shalat pertama sebagai Muslim sore itu diikuti dengan doa bersama semoga Allah menguatkan jalannya menuju ridho Ilahi. oleh M. Syamsi Ali.

Amanda, selamat dan semoga Allah SWT selalu menjagamu dan menjadikanmu “pejuang” kebenaran! [www.hidayatullah.com] New York, 6 Maret 2007

*) Penulis adalah imam Masjid Islamic Cultural Center of New York. Syamsi adalah penulis rubrik "Kabar Dari New York" di www.hidayatullah.com
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja