Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 32 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil (kikir) dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allahlah segala warisan (yang ada) di langit dan dibumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS 3: 180).

Sholat di kamar mandi demi kebutuhanku untuk Sholat

Print PDF

Kisah Mualaf - Kisah A to Z

Namaku Frederica Cynthia, usiaku saat ini adalah 22 tahun, keluargaku adalah penganut agama K*****k (maaf disembunyikan-red), dan mereka sangat taat sekali dalam beribadah, begitu juga aku sebelum tahun 2008, dimana aku menemukan jati diri aku yang sesungguhnya didalam Islam, dan Islam menjawab banyak pertanyaan hidup aku, dan akhirnya aku mantap memeluk Islam sampai saat ini dan InsyaAllah sampai Allah menutup waktuku di dunia ini, amin

Aku dibesarkan dalam keluarga k*****k yang taat, dan sepanjang hidup aku selalu mengikuti kegiatan agama tersebut, mulai dari kegiatan rutin sampai ke kegiatan yang merupakan perayaan, setahun sekali, dimana setahun sekali kami selalu memperingati kelahiran “tuhan” kami, sebenarnya sudah sejak lama aku ingin menanyakan, kenapa “tuhan” kok dilahirkan, kenapa “tuhan” melalui proses yang sama seperti aku, atau manusia yang lainnya, dan kenapa “tuhan” harus dilahirkan dari seorang manusia? Pertanyaan pertanyaan ini terlihat sepele dan sederhana, hanya jawabannya sangat tidak bias memuaskan, karena jawaban hanya bersifat asumsi dan asumsi, seperti “tuhan” turun kebumi untuk menebus dosa manusia, nah kenapa juga harus melalui proses yang sama dengan manusia yang lain? Dan jawabannya adalah selalu seputar agar “tuhan” dapat merakyat, tapi ini adalah asumsi juga, lalu jika aku bertanya kenapa dilahirkan seperti manusia biasa? Mereka selalu bilang “tidak, “tuhan” dilahirkan oleh seorang perawan, nah aku bilang itu kan “single mother” atau istilah kerennya sekarang adalah “hamil tanpa suami” lalu aku bilang apa bedanya dengan banyakan orang sekarang yg punya anak tanpa suami? Apakah bias dijamin “ibunya tuhan” itu tidak berbuat (maaf) zinnah? Adakah bukti?, dan jawabannya adalah dengan apa yang tertulis di kitab dan diceritakan,,, ini konyol buat saya,

 

Dalam Islam lebih masuk akal karena orang yang mereka sebut sebagai “tuhan” ternyata adalah seorang Nabi dan dalam Islam Nabi tersebut mendapat posisi yang luar biasa, diagungkan, bukan dihina dan dibunuh seperti penjahat di kitab mereka dengan alas an apapun juga, itu membuat “tuhan” mereka nampak hina,

 

Perjalanan saya sebagai muslim saya jalani dengan diam diam, baru beberapa bulan kebelakang ini saya mengutarakan kepada orang tua saya bahwa saya adalah seorang muslim, dan banyak perlakuan yang luar biasa, mulai dari mukena saya yang dibuang sehingga saya harus shalat menggunakan sprei yang saya kaitkan dengan peniti, lalu saya dilarang sholat sehingga saya harus sholat di kamar mandi dengan seadanya, dan saya yakin, Allah maha tahu dengan kondisi saya sehingga pada pertengahan April 2010, saya dipertemukan situs http://mualaf.com dan saya bertemu dengan salah satu Pembina disana, yang akhirnya memediasi saya di kampus saya dan dengan orang tua saya,

 

Allah maha baik, saya sangat rasakan, ternyata salah satu dosen yang membantu mediasi saya dimana dia adalah orang filipine ternyata seorang mualaf juga, dan saya baru tahu di detik2 terakhir dia mau memediasi saya dengan orang tua saya, dan juga salah seorang dosen yang mendampingi saya, dimana dia adalah dari suku menado, dan ternyata juga muslim, Subhanallah, pertolongan Allah sangat dekat, saya merasa sangat bahagia saat itu pada saat mereka membantu menjelaskan status saya yang sudah menjadi muslim kepada orang tua saya, hingga sekarang saya masih menjalani kehidupan saya dan InsyaAllah tahun ini adalah Idul Fitri ke tiga dalam hidup saya, dan saya bahagia menjadi muslim. (sebagaimana diceritakan kepada penulis, mohon maaf nama agama sebelumnya saya tutup)

Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900