Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 46 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

"Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berdzikir kepada Allah, sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa dzikir kepada Allah akan mengeraskan hati, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras." (HR. Turmudji)

Ternyata Asing Minta Lindungi Ahmadiyah

Print PDF

Informasi Lainnya - Sesat dan Liberal

JAKARTA -- Campur tangan negara asing dalam eksistensi jemaat Ahmadiyah di Indonesia, akhitnya terkuak. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Departemen Agama (Depag), Prof Nasarudin Umar, menyebut empat negara yang meminta agar Ahmadiyah tidak dibubarkan. 'Memang ada empat negara yang mengimbau agar Ahmadiyah tak dibubarkan. Yaitu dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan satu lagi saya lupa. Suratnya ditujukan ke Menteri Agama dan ada tembusannya ke saya,'' tandas Nasarudin, di Jakarta, Senin (25/2).

Namun, menurut Nasarudin, surat tersebut tidak akan mempengaruhi apa-apa terhadap upaya penyelesaian Ahmadiyah yang kini tengah berjalan. ''Kita tak mau didikte negara lain. Kita tetap upayakan penyelesaian soal Ahmadiyah sesuai yang sudah berjalan,'' tegasnya.

Dijelaskannya, saat ini pemerintah tengah memberi kesempatan pada Ahmadiyah untuk membuktikan apakah mereka menjalankan ke-12 poin pernyataan Ahmadiyah untuk menunjukkan keseusiannya dengan akidah Islam. ''Kita tengah memantau kegiatan mereka. Kalau ternyata dalam waktu tiga bulan tidak menjalankan atau melaksanakan komitmen, pemerintah akan melakukan tindakan lain,'' ujar Nasarudin.

Hasil sementara dari pantauan aktivitas Ahmadiyah, dianilai mengarah pada mentaati 12 poin tersebut. ''Arahnya semakin bagus dan kita juga senang jika kemudian saudara-saudara kita ini mentaatinya,'' tutur Nasarudin.

Mainan Barat

Dimintai tanggapannya, Direktur Pusat Kajian dan Advokasi An Nashr Institute, Munarman, menegaskan bahwa surat-surat dari negara asing otomatis membuktikan siapa sebenarnya Ahmadiyah. ''Sekarang kan sudah jelas dan makin nyata. Dengan surat-surat itu membuktikan bahwa Ahmadiyah adalah 'mainan' kaum imperialis Barat, 'mainan' orang-orang kafir,'' tegas mantan ketua Yayasan Lembaga Badantuan Hukum Indnesia (YLBHI) itu.

Ditambahkan Munarman, saat ini tinggal bagaimana pemerintah menyikapinya. ''Apakah pemerintah tunduk pada orang-orang kafir atau tunduk dengan hukum Islam,'' tutur Munarman yang juga kuasa hukum Forum Umat Islam (FUI) yang menentang Ahmadiyah.

Munarman mengingatkan bunyi Alquran surat Al Maidah ayat 48-50 dan Al Baqarah ayat 120. ''Inti dari kedua surat itu, 'Jika kamu sudah mengetahui bahwa itu adalah tindakan dari orang-orang kafir, namun kamu masih mengikutinya juga, maka kamu tidak akan dapat pertolongan dari Allah SWT'. Nah, pemerintah menginginkan pertolongan dari Allah SWT atau orang-orang kafir?'' tanyanya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan, menegaskan, fatwa sesat untuk Ahmadiyah tidak akan goyah. apalagi umat Islam dunia, bukan cuma di Indonesia, menolak penodaan akidah oleh Ahmadiya.

''OKI (Organisasi Konferensi Islam) dan Rabithah Al Islami juga sama sikapnya dengan fatwa yang telah dikeluarkan oleh MUI bagi Ahmadiyah,'' tandasnya (republika)
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900