Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 20 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

Tidak ada yang pasti terjadi di dunia kecuali kematian. Dan tidak ada yang lebih dekat dari kita kecuali kematian

Percetakan Al Quran Terbesar di Dunia

Print PDF

Islam is not the Enemy - Dunia Islam

Tiap tahun, 10.000.000 eksemplar Alquran disebarluaskan ke seluruh dunia. Jutaan Alquran itu dibagikan oleh Kerajaan Arab Saudi melalui Percetakan Mushaf Alquran “Kompleks Malik Fahd” di Madinah. Barangkali hal itu pula yang mendorong para jemaah haji melirik Percetakan Mushaf Alquran itu sebagai salah satu dari lokasi tujuan ziarah/wisata di “kota nabi.”

Tepatnya, percetakan Alquran tingkat dunia itu berjarak tempuh sekitar 10 kilometer dari kota Madinah Almunawarroh ke arah kota Tabuk. Percetakan yang bersebelahan dengan pusat latihan tempur tentara Arab Saudi itu didirikan pada bulan Safar 1405 Hijriyah atau 1984 Masehi.

“Percetakan itu diresmikan Raja Malik Fahd, karena itu dinamakan ‘Kompleks Malik Fahd’,” ucap Direktur Publikasi ‘Kompleks Malik Fahd’ Syeikh Sholeh Husain.

Tidak tanggung-tanggung, percetakan Alquran itu luasnya mencapai 250 ribu meter persegi dengan puluhan gedung berderet-deret. Gedung-gedung itu antara lain lokasi percetakan, asrama pengurus, tempat perbaikan alat percetakan, poliklinik, kafetaria, gudang penyimpanan hasil produksi, dan gudang pemusnahan sisa-sisa produksi Alquran yang cacat.

Ada juga gedung pusat pelatihan petugas, pusat pengembangan Dirosah/Pembelajaran Alquran, asrama petugas, asrama penginapan tamu, tempat pejabat VIP, tempat pembuatan CD Alquran, tempat video sejarah Alquran untuk tamu, dan sebagainya.

Di lantai 2 gedung itu ada gedung pengawasan kualitas hasil cetak Alquran dan tempat koleksi Alquran dari berbagai bahasa yang pernah dicetak percetakan itu. “Kalau di lantai 1 merupakan lokasi percetakan dengan 1.700 petugas, maka di lantai 2 merupakan lokasi pengawasan Alquran dengan 450 pengawas,” katanya.

Fakta itu menjadikan percetakan mushaf Alquran ini merupakan yang terbesar di dunia dengan kapasitas cetak 30 juta eksemplar per tahun.

Setiap tahun, kata sang direktur publikasi, selain cetakan tertulis Al-Quran itu dicetak dalam berbagai bentuk, seperti elektronik berupa CD (compact disk) dan kaset. Cetakannya pun ada kategori 30 juz, lima juz (enam buah), dan satu juz (30 buah). Sejak berdiri tahun 1984 sampai sekarang, 240 juta jilid Alquran sudah dihasilkan dan dibagikan ke seluruh penjuru dunia.

Untuk kepentingan syiar Islam, Percetakaan Mushaf Alquran Kompleks Malik Fahd ini juga mencetak Alquran beserta terjemahannya ke dalam 53 bahasa, di antaranya bahasa Afrika, Arab, Asia, Inggris, Spanyol, Urdu, dll. Alquran yang model ini dibagikan secara gratis baik melalui pengiriman langsung ke negara-negara yang bersangkutan maupun dibagikan di Arab Saudi pada saat ummat Islam berkumpul untuk menunaikan ibadah haji.

"Alhamdulillah, program kami mencetak Alquran dan terjemahannya dalam 53 bahasa sudah terlaksana. Alquran yang model ini kami bagikan secara gratis. Untuk musim haji tahun ini kami bagi 2 juta jilid. Semoga Allah memudahkan semua urusan ini," kata Syekh Soleh

“Tapi, kami tidak hanya mencetak Al-Quran, melainkan kami juga mencetak jurnal kajian tentang Al-Quran dan Assunnah (hadits nabi), termasuk jurnal bantahan untuk meluruskan hal-hal yang berkaitan dengan Alquran dan hasil seminar-seminar Alquran,” katanya.

Proses pembuatan

Sebagaimana penjelasan yang diterjemahkan mahasiswa Indonesia yang menjadi “tenaga musiman” (temus) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Susetyo Hadi, Direktur Publikasi ‘Kompleks Malik Fahd’ Syeikh Sholeh Husaini menyebut proses pencetakan Alquran melalui lima tahap.

“Sebelum dicetak pada media kertas cetak yang sebenarnya, para kaligrafer menorehkan tulisan-tulisan huruf Alquran tanpa titik dan baris di atas plat cetakan yang transparan. Itu tahap pertama,” katanya.

Tahap kedua, hasil tulisan para kaligrafer itu langsung dikirimkan tim pengawas kepada ulama-ulama besar di berbagai negara di dunia untuk dilakukan pemeriksaan secara mendetail dan akurat.

“Setelah melakukan pemeriksaan, tim pengawas yang berkeliling dunia itu akhirnya menemui penulisnya, sehingga bila ada kesalahan sekecil apa pun akan langsung diperbaiki di depan tim pengawas senior yang terdiri atas beberapa ulama Arab Saudi,” katanya.

Perbaikan itu juga sangat teliti, misalnya, ada kelebihan satu titik, ada kelebihan lekukan pada huruf sin, dan sebagainya, sehingga kekeliruan sekecil apa pun terkoreksi.

Tahap ketiga adalah memberikan titik dan baris untuk huruf-huruf tertentu pada halaman yang ada, kemudian dikirimkan lagi kepada tim pengawas senior untuk diteliti kebenarannya.

“Untuk tahap keempat adalah memberikan tanda-tanda waqof dan tahap kelima adalah memberikan nomor-nomor ayat, halaman, dan pinggiran kaligrafis, kemudian hasilnya baru dicetak oleh 1.700 petugas teknis di percetakan,” katanya.

Hasilnya pun, katanya, masih ada tahap sortir yang juga sangat teliti. “Yang salah atau cacat, apakah kesalahan titik dan baris, adanya lipatan kertas yang cacat, adanya jahitan yang melenceng, maka semuanya akan disortir untuk dimusnahkan di gedung pemusnahan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan pihaknya sekarang mencetak Alquran yang diterjemahkan dalam 50 bahasa dan satu bahasa isyarat, di antaranya bahasa Afrika, Arab, Asia, Inggris, Spanyol, Urdu, Hausa, Macedonia, dan sebagainya. “Untuk bahasa Asia, antara lain bahasa Cina, Korea, Indonesia, dan sebagainya,” katanya.

Di akhir penjelasannya kepada jurnalis Indonesia yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi, Direktur Publikasi Syeikh Sholeh Husaini berpesan agar jurnalis selalu berada di garda terdepan.

“Jurnalis itu memiliki tangung jawab yang besar untuk menyebarkan ajaran dan nilai-nilai Alquran kepada masyarakat dunia,” katanya, sambil menyalami tujuh jurnalis dan dua petugas yang diterimanya, termasuk seorang jurnalis perempuan.

Bagaimana komentar jemaah haji Indonesia yang mengunjunginya? “Percetakannya seperti percetakan suratkabar di Indonesia, tapi cara kerjanya sangat luar biasa,” kata jemaah haji asal Surabaya, Hidayat Masaji.

Agaknya, pandangan jemaah haji plus (jemaah haji khusus) itu tidak terlalu salah, mengingat Alquran yang berasal dari percetakan di “kota nabi” itu melalui proses yang tidak sesederhana yang dibayangkan, sehingga kualitasnya pun tak diragukan lagi./ant/it
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900