Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 28 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar (Khalifah Umar RA.)

Masjid Geometri Putih Kawasan Urban Bosnia

Print PDF

Islam is not the Enemy - Dunia Islam

Atas bentuknya yang tak biasa, sebuah masjid di sebuah kota kecil Yugoslavia mendapat penghargaan Aga Khan Award, penghargaan internasional khusus didedikasikan pada arsitektur Islam pada tahun 1983.  Masjid itu bernama Masjid Putih Sherefudin, tepatnya terletak di kota Visoko, bagian propinsi tenggara Turki (kini Bosnia-Hezergovina).

MasjidMasjid itu dianggap tak biasa sebab muncul di era arsitek menghadapi tantangan besar, yakni seperti apa perkawinan terbaik prinsip-serba-pasti ala pergerakan arsitektur modern dengan bentuk-bentuk tradisional Islam tanpa mengalahkan salah satu pihak, dan masjid putih dianggap salah satu rancangan yang berhasil.

Dibangun di atas lokasi masjid lama bernama sama—yang hancur akibat kebakaran—masjid putih menjadi salah satu landmark utama kota Visoko. Kota itu dulu merupakan tempat persinggahan karavan jipsi di abad pertengahan. Saat masih menjadi negara independen, Visoko merupakan ibu kota kerajaan Bosnia. Karakter kota berkembang menjadi wilayah Muslim dalam masa pemerintahan Dinasti Ottoman (1463-1878), dan kini menjadi tempat tinggal sekitar 40 ribu umat Muslim.

Pada tahun 1911 saat terjadi kebakaran hebat, sebagian besar bangunan dan rumah-rumah kayu—arsitektur khas era Ottoman di kawasan Balkan—musnah. Saat pembangunan ulang, penggunaan dinding bata, beton menjadi dominan, menghasilkan pemandangan lingkungan khas urban. Namun uniknya, meski tampang bangunan berbeda, prinsip perbandingan ruang terbuka dengan konstruksi bangunan yang dipakai masyarakat lokal tidak berubah. Itu pun berlaku dalam masjid. Hubungan antara kebutuhan masyarakat dengan masjid harus dijaga dalam skala yang sama.

MasjidAlasan itu pula yang menjadi pertimbangan arsitek saat ditunjuk membangun ulang masjid putih. Ia memutuskan masjid putih harus menjadi masjid terbesar di Visoko, sebab seperti itulah masjid putih lama. Namun  tak hanya terbesar, melainkan juga lebih besar ketimbang masjid terdahulu. Bila ingin menghormati skala kebutuhan yang sama, arsitek berpikir bangunan tak pelak harus lebih besar demi menampung populasi muslim yang makin bertumbuh. Sang arsitek itu bernama Zlatko Ugljen, seorang praktisi sekaligus pengajar bergelar guru besar dari Sarajevo.

Saat pembangunan kendala yang mesti dihadapi Zlatko ialah lahan pemakaman yang tak boleh digusur sekaligus kebutuhan ruang ibadah yang luas, plus tipe cuaca ekstrem khas negara-negara Balkan. Dari kendala itulah justru Zlatko menggariskan desainnya yang tak biasa. Alih-alih ditempatkan sejajar dengan akses masuk dari jalan umum dan sejajar kompleks pasar, ruang ibadah luas dilesakkan kebawah oleh Zlatko, memberi kesan privat dan terlindungi lebih besar.

Denah Masjid Putih SherefudinSecara garis besar masjid terdiri dari lima area fungsional,  area pencapaian dan sirkulasi, halaman pertama (courtyard), bangunan utama masjid, bangunan tambahan, lahan makam, dan menara.

Untuk area sirkulasi terlihat benar permainan arsitek terhadap tinggi rendah kontur lahan. Arsitek membuat akses masuk berupa jalan setapak melengkung menurun menuju halaman terbuka—berupa air mancur. Halaman itu bukannya tanpa fungsi, selain sebagai irama ruang luar, ia berfungsi sebagai tempat sholat terbuka, yang air mancurnya sewaktu-waktu dapat dimatikan.

Terletak di area lebih bawah ( basement) ruang utama masjid luas didesain untuk menampung jamaah sebanyak mungkin, sekaligus berfungsi sebagai tempat belajar tentang Islam, seperti mengaji, diskusi, dan ceramah.

Terhubung dengan ruang ibadah utama adalah bangunan tambahan, berbentuk persegi panjang sederhana yang kontras dengan bentuk volume bebas milik masjid. Bangunan utama terdiri dari auditorium kecil, ruang-ruang kantor yang sengaja didesain terpisah  dari induk bangunan. Akses masuk terpisah dari jalan sekaligus level ketinggian tanah semakin menegaskan perbedaan fungsi. Sementara dua menara, dengan speaker di salah satunya,dibuat monumental untuk alasan simbolis.

MAsjidTentang lahan makam, dalam tradisi Bosnia, makam ialah area transisi antara masjid dengan kawasan pemukiman sekitar, sehingga sering kali ditemukan lahan makam mengitari bangunan masjid di Bosnia, menjadi halaman terbuka tanpa aturan bentuk tertentu.

Namun desain tak biasa ditemukan di masjid putih. Makam  dibuat terisolasi dari bangunan Masjid Putih Sherefudin. Pasalnya ia terletak di halaman belakang, plus dinding masjid tanpa jendela membuat tak ada komunikasi antara ruang dalam dengan makam.

Sebenarnya arsitek pun menggunakan denah dasar masjid tradisional Bosnia, sebuah halaman yang mengarahkan ke ruang ibadah utama segi empat yang dinaungi atap atraktif. Bagaimanapun, ketidakbiasaan—dan mungkin konsep dramatis masjid putih membedakan ia dengan kawan-kawan masjid lain.

Ruang utama di bawah salah satu contohnya, meski masuk kedalam namun dengan dinding kaca memungkinan terjadi hubungan dengan ruang luar. Tak hanya itu, beberapa panel atap dari kaca menjadikan efek cahaya dramatis dalam ruang masjid.

MasjidMasjid dicat putih seperti pendahulunya, menimbulkan kesan bersih, sederhana dan seragam, namun efek cahaya dari luar memberi aksen kontras. Di saat yang sama, eksterior bangunan terlihat seperti bentuk geometri tak beraturan, mengingatkan bentuk-bentuk bangunan ibadat mediterania abad pertengahan.

Tim Juri Aga Khan menyatakan desain bangunan memiliki tiga prinsip keindahan utama, kesatuan, hirerakis, dan kontras. Prinsip kesatuan tercermin betul pada pilihan warna dasar—putih—dan kesederhanan bentuk elemen geometri yang terdiri dari segi empat, persegi panjang, dan silinder.

MasjidSiluet gubahan massa serupa piramida diawali dari menara tinggi, atap masjid, hingga menurun menjadi bangunan tambahan dan ruang terbuka, menggambarkan jelas adanya urutan hirarki dalam harmoni desain. Terakhir kontras terwakili di berbagai aspek, seperti ruang utama putih dengan efek dramatis cahaya, atap kaca, hingga bentuk masjid itu sendiri, yang kontras dari lingkungan sekitar.

Kini Masjid Putih Sherefudin melayani sekurangnya 10 hingga 15 orang tiap hari dan 300 hingga 400 jamaah di Hari Jumat. Seluruh teknologi konstruksi dan material, juga tenaga kerja, merupakan asli sumber daya lokal, begitu juga 94 persen biaya yang digunakan dalam pembangunan.

Kesederhanaan interior bangunan dan dekorasi yang digunakan, elemen lokal yang dikenali penduduk, bentuk yang rendah hati, pemeliharaan lahan makam, dan terakhir pengorganisasian pola kompleks keagamaan-budaya dengan tengah lingkungan pasar dan perdaganan setempat, menjadkan  masjid putih penanda dalam masyarakat modern, yang memegang nilai-nilai agama sekaligus nilai sejarah terkait tradisi Ottoman./it
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900