Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 33 guests and 1 member online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. (Khalifah Ali bin Abu Tholib RA.)

Pertentangan Pengadilan Syariah di Skotlandia

Print PDF

Islam is not the Enemy - Dunia Islam

Setelah Inggris memberi hak penuh kepada pengadilan syariah, rencana serupa muncul di negara tetangga utara, Skotlandia. Hanya saja kemungkinan pengadilan syariah resmi pertama di Skotlandia menimbulkan debat panas antar pendukung yang terbuka menerima dan pengkritik yang mewaspadai sistem hukum paralel.

"Mereka yang menggunakan undang-undang Syariah, sepenuhnya memiliki hak kebebasan beragama selama tidak berkonflik dengan undang-undang pidana," ujar Aamer Anwar, pengacara hak-hak sipil berbasis di Glasgow, seperti yang dilansir oleh harian The Scotcsman (9/10).

"Tergantung pada komunitas untuk memutuskan bagi diri mereka," imbuh Aamer. Menurut surat kabar tersebut, pembicaraan diam-diam untuk memberi pengadilan syariah --yang telah bertahun-tahun menyelesaikan pertikaian antar Muslim--hak mengatur kasus sipil tengah dilakukan.

Qamar Bhatti, direktur Pengadilan Arbitrase Muslim (MAT) yang menjalankan pengadilan mengatakan diskusi pemberdayaan pengadilan Syariah diadakan antara seluruh pengacara dan komunitas Muslim di penjuru Skotlandia.

Jika rencana berjalan lancar, pengadilan Syariah akan ditetapkan di Edinburgh dan Glasgow. Itu berarti aturan pengadilan akan mengikat secara hukum dan memastikan jika kedua pihak bertikai setuju untuk berproses dan tidak lagi tergantung pada denda sukarela.

Namun, muncul juga pendapat kontra dari pihak Muslim. Noman Tahir, dari Yayasan Islam Skotlandia misal, melihat pengadilan syariah resmi tidaklah dibutuhkan. "Saat ini Muslim Skotlan, memisahkan persoalan sipil melalui pengadilan atau arbitrase pihak ketiga seperti ulama dan imam," kata Noman.

"Cara itu berjalan sangat baik selama bertahun-tahun dan kami tidak pernah merasa kecewa dengan pengaturan yang telah berlaku," imbuhnya.

Sementara John Scott, pengacara khusus hak asasi manusia meyakini, "jika ada tempat" untuk pengadilan Syariah di Skotlandia. "Namun tidak ada pengadilan yang boleh diijinkan tanpa pengawasan dan pemantauan," ujarnya.

Beberapa tokoh hukum dan perundangan Inggris lain seperti Hakim Agung Lord Nicholas Philips, hakim paling senior di Inggris dan bahkan uskup besar Cantebury, Rowan Williams juga mendukung  rencanan pemberian kekuatan penuh pengadilan Syariah. Alasan mereka pengadilan itu sangat membantu memecahkan persoalan di kalangan komunitas Muslim, seperti kekerasan dalam rumah tangga.

Namun Bill Aitken, jurubicara peradilan dari partai konservatif menolak rencana tersebut. "Pengaturan masalah pribadi di kalangan komunitas Muslim adalah satu hal, namun dalam persoalan pidana, pengadilan Scotlan harus memiliki yurisdiksi total," ujar Bill. Ia menekankan pada kasus kekerasan rumah tangga. "Perkara perceraian dan kekerasan rumah tangga harus diputuskan dalam pengadilan konvensional,"tegasnya.

Sementara Mufti Abdul Barkatulla, anggota Dewan Syariah Islam, lembaga ulama Muslim tertinggi di Inggris meyakini ketakutan macam Bill sama sekali tak berdasar. "Pengadilan Syari'ah sangat berhati-hati untuk tidak memasuki wilayah pengadilan sipil. Sehingga hanya persoalan seputar keagamaan yang berkait dengan pengadilan ini," ujarnya.

Ulama besar ini menjelaskan jika di Inggris, pengadilan Syariah telah beroperasi berpuluh tahun dan orang bebas membawa kasus mereka pada sistem pengadilan Inggris manapun. "Itu perkara pilihan dan keyakinan, bukan paksaan dan keharusan," tegas Barkatulla.

Barkatulla sendiri menjadi anggota hakim pengadilan syariah selama 25 tahun dengan reputasi menyelesaikan berbagai pertikaian keluarga dan isu kekerasan rumah tangga. "Yang selalu saya jumpai, keputusan pengadilan lebih kepada memisahkan individu dari keluarga atau kondisi berbahaya, tidak dari komunitas," papar Barkatulla.

Menurut Pusat Islam Glasgow, ada sekitar 5.000 Muslim di Skotlandia saat ini, memposisikan Islam sebagai agama terbesar kedua di negara tersebut./it
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900