Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami atau sahabat mualaf dengan email myfriend at mualaf dot com atau di milist mualafindonesia@yahoogroups.com

See Videos

Who's Online

We have 46 guests online

Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menyambung tali silaturahmi dengan para Sahabat Muallaf ? silahkan gunakan media chatting dibawah ini :

Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com

Atau untuk akhwat (wanita):
misscantyq@yahoo.com

BBM Konsultasi:
2931719A (steven Indra).

khusus wanita.
22627987 (Merlin / ummu Hanna)
26B44C0B (Dina Fitriani)

Google Talk:
Stevenindra@gmail.com

Windows Live Messenger:
stevenindra@hotmail.com

Twitter:
@stevenindraw

sms ke 0817 910 5900 (steven) Indra Wibowo

 

 

Sahabat Muallaf

Donasi untuk Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) @ Muallaf Center Online with Paypal

Paypal Donation & ZIS

Mutiara

"Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan (balasan) pinjaman itu untuknya dan dia akan memperoleh pahala yang banyak". [Al-hadid: 11].

Ayah, Tolong Matikan Rokoknya !

Print PDF

Hikmah & Kajian - Jendela Keluarga

Jendela Keluarga Kita - Mualaf OnlineSUATU ketika Umar bin Khathab ra. pernah berkata, "Bayangan tongkat tidak akan pernah lurus, kecuali kalau batang tongkat itu lurus". Pendapat Umar ini sesuai pula dengan sebuah pepatah, "Sedirham teladan jauh lebih baik daripada seqintar nasihat".

Dalam kaitannya dengan kehidupan keluarga, kedua kata hikmah ini mengandung sebuah pelajaran bahwa orangtua memiliki peranan penting dalam membentuk aspek kejiwaan anak. Entah itu yang sifatnya baik, maupun buruk.

Kita semua sama-sama tahu bahwa setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah yang sehat. Kemudian ia terpengaruh oleh lingkungan, hingga terjadi peniruan terhadap semua yang dilihatnya. Kalau ia dibesarkan oleh orangtua yang merokok siang dan malam, kemungkinan besar ia pun akan menjadi seorang perokok. Secara tidak sadar ia akan meniru apa yang dilakukan kedua orangtuanya tersebut.

Pengaruh orangtua kepada anak dalam hal merokok, tidak kalah hebatnya dengan pengaruh lingkungan negatif yang melingkupi kehidupannya. Bahkan, sekarang terdapat sebuh kecenderungan di mana usia mulai merokok setiap tahunnya semakin muda. Bila dulu orang mulai berani merokok biasanya mulai SMP maka sekarang dapat dijumpai anak-anak SD kelas 5 sudah mulai banyak yang merokok secara diam-diam.
Salah satu temuan tentang anak perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, di mana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia (Baer & Corado dalam Atkinson, 1999:294).
Remaja yang berasal dari keluarga konservatif yang menekankan nilai-nilai sosial dan agama dengan baik dengan tujuan jangka panjang lebih sulit untuk terlibat dengan rokok atau obat-obatan dibandingkan dengan keluarga yang permisif. Selain itu yang paling kuat pengaruhnya adalah bila orang tua sendiri menjadi figur contoh yaitu sebagai perokok berat, maka anak-anaknya akan mungkin sekali untuk mencontohnya. Perilaku merokok lebih banyak di dapati pada mereka yang tinggal dengan satu orang tua (single parent). Remaja akan lebih cepat berperilaku sebagai perokok bila ibu mereka merokok dari pada ayah yang merokok, hal ini lebih terlihat pada remaja putri (Al-Bachri, Buletin RSKO, tahun IX, 1991 dalam Mu'tadin, 2002).
BUKAN rahasia lagi, bila rokok akan menimbulkan dampak buruk bagi orang yang melakukannya. Sedangkan bagi seorang anak, rokok dapat menghambat pertumbuhan jasmani, kecerdasan, dan tingkat kemahirannya, selain dapat menurunkan semangat belajar. Jangan lupa pula, rokok adalah langkah awal menuju narkotik dan minuman keras!
Salah satu organisasi anti penyakit TBC di Syria mengeluarkan sebuah pernyataan tentang bahaya merokok. Disebutkan bahwa:
Pada saat seseorang merokok berarti ia telah menyimpan dalam tubuhnya sekitar 80% sampai 90% asap, sisa-sisa pembakaran tembakau antara lain tar yang berkumpul pada saluran pernapasan. Tar terdiri dari bermacam unsur kimia yang bisa menimbulkan penyakit kanker. Sebagian unsur kimia lainnya yang membunuh itu bermukim di paru-paru yang dapat menghancurkan jaringan paru-paru dengan berbagai penyakit yang mematikan.
Merokok artinya mempersiapkan diri menerima kedatangan penyakit jantung. Nikotin dapat memperkeras detak jantung dan mengancam saluran-saluran darah. Merokok berarti mengabaikan peringatan awal yang telah diberikan para ahli.
Islam pun sangat mengecam perbuatan sia-sia dan membahayakan, termasuk rokok di dalamnya. Dalam Surat Al-Baqarah: 195 disebutkan, _dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. Sedangkan dan Surat An-Nisaa: 29 Allah SWT berfirman, Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.
Dari sini sangat jelas, bahwa orangtua harus berperan aktif dalam menanamkan pola hidup sehat bagi diri dan keluarganya. Pesan Al-Quran yang menyatakan bahwa setiap orangtua harus menjaga anak-anaknya dari kebinasaan dan api neraka, tampaknya memiliki korelasi signifikan dengan keharusan orangtua untuk menjauhkan diri dan anaknya dari rokok.
Google
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja
Konsultasi Muallaf juga bisa dengan mendatangi langsung ke  :
  • Masjid Raya Mekar Indah Jl. Puspita II No. 1, Sektor Mekar Indah, Perumahan Cikarang Baru, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi 17550, Telp.021 8983 2007 (telp masjid) Tp yang mengangkat nanti takmir masjid dan  minta dihubungi/disambungkan ke Masruri Mohammad Asy'ari atau via FB ybs.
  • Mr. Gene Netto via blognya di http://genenetto.blogspot.com/ untuk janjiannya
  • Masjid Agung Sunda Kelapa setiap hari, jadwal dapat dilihat di sini
  • untuk wilayah tangerang bisa menghubungi Masjid Al-Karim, Bintaro dengan bapak Johansyah Reza di 0811 99 44 22
  • untuk wilayah bandung dan sekitarnya dapat menghubungi mualaf center Daarut Tauhid dengan Ibu Ummu Hanna di 0815 73 6666 59
  • untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya dapat menghubungi Masjid Asy-Syifa di Jalan Pemuda, Rumah Sakit dr. Karyadi, Semarang dengan Ibu Sisian Indraswari di 0813 2500 8364
  • untuk wilayah Surabaya, sampai Gresik dapat menghubungi Bapak Harris di 0813 3031 4137
  • Masjid Al-Hidayah, Gandaria City Lantai. 4, untuk kontak silahkan ke Em Riza 0856 800 8400 atau ke Aisiyah Eiyin 083 8860 6606
Untuk wilayah kota lainnya dapat menghubungi  Steven Indra di 0817 910 5 900